Hari gini ada semacam tuntutan sosial yang mengharusnya seorang individu memiliki talent di berbagai bidang (multitalent) akibat dari globalisasi. Tak ada lagi spesialisasi kemampuan karena diharapkan satu manusia mampu meng-handle selayaknya mesin. Itulah keajaiban dunia masa kini. Bukan mesin yang seperti manusia, tapi diharapkan manusia yang seperti mesin. Dalam film Terminator 3, disuguhkan keadaan dimana manusia kalah dengan mesin yang diciptakannya sendiri. Bahkan mesin-mesin itu mampu menciptakan ‘kiamat’ bagi kehidupan manusia.
Terlepas dari keadaan itu, sedikit menilik kehidupan yang sederhana di sekitar kita. Sadarkah manusia akan perbudakan yang dilakukan mesin terhadap manusia? Ketergantungan terhadap mesin mulai meninggalkan kepatuhan manusia terhadap norma, maupun waktu. Memang tidak semuanya demikian, namun dapat dianalisa tentang peristiwa tersebut.
Sebagai contoh handphone (hp). Tidak lagi sekedar sarana informasi dan telekomunikasi, hp akrab menjadi sarana kriminalitas.
Berdasarkan fakta tersebut, sebagai manusia yang cerdas tentu bisa menentukan langkah apa yang harus diambil agar ‘kiamat’ akibat mesin dalam film Terminator 3 tidak akan terjadi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar